visitor

Senin, 28 November 2016

JAJANAN GARUT

    Bakso/Mie Bakso/Mie Ayam



Pertama kali menginjakkan kaki di kota Garut, hal yang paling sering ditemui adalah tukang bakso. Kayak lagu dangdut "Pacar Lima Langkah", mungkin tukang bakso di Garut juga lima langkah langsung nyampe alias gampang ditemui. 
 Penikmat bakso di Garut nggak identik sama cewek-cewek atau emak-emak. Kaum adam di Garut pun kadang terlihat menjejali warung-warung bakso. Intinya orang Garut hobi banget makan bakso. Mungkin karena cuaca di Garut itu dingin dan sejuk, jadi jajanan yang hangat, gurih dan pedas cocok di lidah Garuters. 
 Dan rasanya? yah lumayanlah, lebih enak. Mungkin lagi nih, karena populasi tukang bakso yang banyak, jadi ada persaingan kualitas rasa sesama pedagang bakso. Mie yang digunakan pun biasanya dibikin sendiri. Wah ngomongin bakso di Garut nggak bakal ada habisnya deh. Bakso yang terkenal di Garut diantaranya Bakso KMR di Jl. Bratayudha, Bakso Mg Useng Jl Pembangunan, Bakso Pangauban, Bakso Pemda dan muasih akeh tenan.

   Seblak Basah





Seblak? Apaan tuh?  Jajanan ini terbuat dari kerupuk kering yang belum digoreng. Ya, kerupuk kering yang belum digoreng, dicampur telor, bumbu, cikur atau kencur sama sayuran seperti kol. Rasanya identik dengan pedes karena ada tambahan cabe rawit. Remaja putri dan ibu-ibu adalah penggemar setia seblak. 

  Cibay





Jujur, saya juga baru tahu ada makanan yang namanya cibay setelah tinggal di Garut. Makanan ini dibuat dari aci atau tepung tapioka yang diolah dan dimasukin dalam kulit lumpia berbentuk kotak, terus digoreng. Kalau martabak telor mini isinya telor, kalau cibay isinya adonan aci dicampur ayam atau rebon. Rasanya unik, gurih, kenyal-kenyal dan crunchy dari kulit luarnya. 

   Bakso Aci





Kalau di daerah lain, bakso dibuat unik berbentuk kotak, persegi sampai berukuran jumbo sebesar setengahnya bola voli, di Garut saya belum nemuin bakso berbetuk selain bundar. Variasi bakso yang ada adalah bakso aci. Yah, bakso yang tebuat dari tepung aci alias tapioka. Bakso aci biasanya diisi lemak atau daging yang kenyal-kenyal . 

 Cilok



Jajanan satu ini banyak ditemuin di Jawa Barat. Cilok : aci dicolok. Artinya Aci ditusuk. Nggak ada bedanya sama bakso aci, cuma cilok nggak pake kuah. Cilok sesuai kodratnya dicolok/ditusuk terus dilumuri saus sambal atau kecap sesuai selera. 
    Siomay - Batagor kering/kuah







Ini dia jajanan Garut. Rasa Siomay sama batagornya mirip sama yang di Bandung. Tapi bukan siomay atau batagor yang udah terkenal ya. Jajanan ini bisa dinikmati kering pakai bumbu kacang atau kuah layaknya bakso.
  "Tutut Tinular"




Rasanya enak, gurih. Makan tutut butuh kerja keras karena makannya nggak dicokel pakai tusuk gigi, tapi disedot atau istilah sundanya "dikecrok". Kuahnya berwarna kuning karena dibumbui kunyit yang membuat tutut beraroma lebih segar dan tidak amis. Sekarang tutut mudah dinikmati karena banyak dijajakan di pinggir jalan.

Ø

MAKANAN KHAS GARUT

§  Burayot



















 Burayot terbuat dari Gula merah dan tepung beras pilihan, bahan dan rasa Burayot sama dengan makanan khas daerah lainnya yaitu “Ali Agrem”, tapi karena dibuat bundar keriput atau “ngaburayot” (kata orang Sunda) maka dinamakanlah Burayot. Makanan ini banyak diproduksi oleh masyarakat Garut terutama Leles, Bahkan sering dijadikan sebagai makanan khas dari tempat wisata Candi Cangkuang ( Leles Garut ).


§  Ladu




Ladu dibuat dari beras ketan dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi hidangan yang khas serta rasanya yang berbeda dengan makanan lainnya. Makanan khas Garut ini pertama kali diperkanalkan oleh masyarakat yang berada didaerah Malangbong Garut.


§  Angleng dan Aneka Wajit





 Angleng dan wajit, sebenarnya sama dengan dodol Garut yang diproduksi dari beras Ketan dan Gula merah. Bedanya adalah kalau Dodol diolah menjadi semacam karamel, sedangkan wajit tidak. Makanan ini diproduksi oleh masyarakat di kabupaten Garut khususnya di Kecamatan Cihurip.

§  Kurupuk Kulit Khas Garut





 Makanan ini berkembang seiring dengan banyaknya penyamakan kulit di kabupaten Garut, karena pada proses penyamakan ada bagian dari bahan baku kulit yang dibuang tidak diolah, maka dapat diproses menjadi kerupuk kulit. Kerupuk kulit dan dorokdok Garut mempunyai citarasa yang sangat khas. Produksi kerupuk kulit tersebar di Garut Kota, Tarogong dan daerah lainnya.

§  Pindang Ikan



Penampilan ikan pindang Garut sama dengan penampilan  ikan pindang dari dearah lainnya, yang menjadikan berbeda adalah cara pengolahannya, sehingga ikan pindang Garut juga memiliki citarasa tersendiri yang khas dan itu membuat orang merasa ketagihan jika udah mencicipinya. Pindang Ikan ini dapat diperoleh di berbagai tempat khususnya didaerah Cikajang, Cisurupan, dan Cihideung.
§  Sambel Cibiuk






Menurut sumber yang tersebar di masyarakat Kecamatan Cibiuk, bahwa resep sambel Cibiuk dibawa dari Arab. Terlepas benar atau tidaknya, sambel yang dibuat di kecamatan cibiuk ini mempunyai perbedaan dengan sambal-sambal lainnya karena dibuat dari bahan “ tomat hijau, serawung, cabe rawit dan bumbu lainnya “. Walaupun pedas tetapi tidak akan menimbulkan panas pada perut yang menkonsumsinya. Karena terkenalnya, maka sekarang restoran dengan menu sambel Cibiuk sudah ada di berbagai kota besar khususnya Bandung dan Jakarta. Sambal Cibiuk mulanya hanya disajikan bila ada tamu Istimewa atau Agung. Jaman dahulu sambal ini hanya dapat dinikmati oleh masyarakat Cibiuk dan para pejabat saja, tetapi seiring perkembangan peradaban maka sekarang dapat dinikmati oleh seluruh kalangan.
§  Awug Garut






Pulau Jawa memiliki satu makanan tradisional yang sudah sangat familiar sekali berupa awug. Awug adalah makanan yang terbuat dari singkong yang diparut halus dan dicampurkan dengan tepung beras serta bahan-bahan tambahan lainnya. Setelah menjadi adonan, awug ini dibungkus dalam daun pisang yang dibentuk kerucut menyerupai kukusan dengan diberi bahan isi di dalamnya berupa irisan halus gula merah, kemudian dikukus sampai menjadi matang. Meski sederhana, awug khas tanah Jawa ini banyak digemara oleh berbagai kalangan baik anak-anak maupun dewasa.


Minggu, 27 November 2016

RESEP MAKANAN DAN MINUMAN

 RESEP SAMBAL CIBIUK






Resep sambal cibiuk ini adalah hasil rekomendasi dari seorang teman di google plus, dan rasanya pun enak dan memang memilki kekhasan yang berbeda dengan aneka sambal lainnya. 
Berminat untuk mencoba sambal kemangi sederhana tetapi beraroma yang khas ini, berikut bahan dan bumbunya :
·                     5 buah cabe rawit merah (cabe setan)
·                     1 cm kencur
·                     1 siung bawang putih uk. kecil
·                     1 buah tomat merah
·                     gula merah sesuai selera
·                     garam secukupnya
·                     daun kemangi
·                     1 sdt air asam jawa (warna coklat)
CARA MEMBUAT SAMBAL CIBIUK :

1.  Ulek semua bahan hingga halus lalu tambahkan daun kemangi dan air         asam jawa.
2.     Penyet-penyet dan aduk rata kemudian siap untuk disajikan.
·      
      RESEP MEMBUAT ES GOYOBOD






Bahan Goyobod:
·         1/2 bungkus tepung hunkwe
·         50 gram gula pasir
·         500 ml air
·         1/4 sendok teh garam
Bahan Sirup Gula:
·         250 gram gula merah
·         500 ml air
·         2 lembar daun pandan diikat
·         4 buah nangka potong-potong
Bahan Kuah Santan (rebus):
·         500 ml santan dari 1 butir kelapa
·         1 lembar daun pandan diikat
·         1/4 sendok teh garam
Bahan Pelengkap:
·         150 gram kelapa muda dikeruk
·         5 sendok makan susu kental manis putih
·         500 gram es serut
Cara Pengolahan :
·         Rebus bahan goyobod sambil diAduk sampai meletup-letup. Tuang ke loyang. Bekukan.
·         Potong-potong. Sisihkan.
·         Sirup gula: rebus air, gula merah, daun pandan, dan nangka sampai mendidih.
·         Campur goyobod, kelapa muda, susu kental manis putih, kuah santan, sirup gula, dan es serut.
·        Resep Bakso Mercon Khas Garut




Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
  • 1/2 sendok teh penyedap rasa
  • 1/2 sendok makan bawang merah goreng
  • 1/4 sendok teh poly powder
  • 1 sendok makan bawang putih goreng
  • 25 gram urat sapi, dipotong kecil-kecil
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 15 buah cabai rawit merah, diiris
  • 100 gram sagu aren
  • 25 gram putih telur
  • 2 sendok teh garam kasar
  • 150 gram es serut
  • 300 gram daging sapi segar, dipotong-potong
Bahan Kuah Bakso Sapi:
  • Sediakan 500 gram tulang sapi
  • Sediakan 2.500 ml air
  • Sediakan 3 tangkai seledri, diikat
  • Sediakan 2 batang daun bawang, diikat
  • Sediakan 5 siung bawang putih, digoreng utuh, dimemarkan
  • Sediakan 1 1/2 sendok makan garam
  • Sediakan 1/4 sendok teh merica bubuk
  • Sediakan 1/2 sendok makan gula pasir
  • Sediakan 1/2 sendok teh penyedap rasa
  • Sediakan 25 gram bawang merah goreng
Bahan Sambal:
  • Sediakan 1/4 sendok teh garam
  • Sediakan 2 siung bawang putih, direbus
  • Sediakan 15 buah cabai rawit merah, direbus
  • Sediakan 6 buah cabai merah keriting, direbus
  • Sediakan 250 ml air
Bahan Pelengkap:
  • Siapkan 10 sendok makan bawang merah goreng
  • Siapkan 100 gram mi telur
  • Siapkan 10 tangkai seledri, diiris
  • Siapkan 175 gram bihun kering, diseduh
  • Siapkan 10 batang daun bawang kecil
Cara membuat bakso mercon:
1.     Tahap awal bakso, masukkan daging sa pi dan garam dalam food prosesor. Dan giling sebentar sampai agak lembut.
2.     Dan masukkan poly powder, putih telur, es serut, penyedap rasa, merica bubuk, bawang putih goreng, dan bawang merah goreng.  Giling sampai lembut.
3.     Dan tambahkan tepung sagu. Giling rata sampai lembut dan kalis. Masukkan urat sapi dan cabai rawit. Giling sebentar.
4.     Lalu ambil sedikit adonan. Bentuk bulat besar. Masukkan dalam air hangat. Rebus sampai matang. Tiriskan.
Dan kuah, rebus tulang sapi di dalam air bersama seledri dan daun bawang di atas api kecil sampai berkaldu. Saring.
5.     Lalu masukkan bawang putih goreng, garam, merica bubuk, gula pasir, dan penyedap rasa. Masak sampai mendidih.
6.     Dan tambahkan bawang merah goreng yang diremas-remas. Aduk rata.
7.     Lalu ambal, blender halus bahan sambal kecuali garam. Rebus lagi sampai mendidih. Tambahkan garam. Aduk rata.
8.     Dan sajikan bersama pelengkap, kuah, dan sambalnya.